Wolipedia - Kamu termasuk penggemar makanan siap saji yang dijual dalam kemasan? Kamu mungkin juga pernah mendengar bahwa memanaskan makanan dalam kemasan plastik itu berbahaya. Tetapi bagaimana jika yang dimaksud adalah dimasak dalam wadah, seperti makanan beku atau beras yang dimasak di dalam kantong? Tentunya harus aman, kan? Jawabannya rumit.

Amankah Makanan Kemasan Plastik Dimasak?

Perhatikan Bahan Material Makanan


Laura Vanderberg, Ph.D., profesor ilmu kesehatan lingkungan pada University of Massachusetts-Amherst mengatakan, “Ada fakta mengkhawatirkan dari kimia dari bahan plastik yang dinamakan bisphenol A (BPA) dan phthalates, larut dari wadahnya ke dalam makananmu.”
“Unsur kimianya lebih mudah larut jika kemasannya dipanaskan,” ujar Vandenberg. Mungkin saja material yang dipakai untuk mengemas makanan beku itu tidak mengandung BPA tetapi agar aman, anggap saja ada senyawa mirip hadir di banyak kemasan plastik yang kamu temukan, lanjutnya lagi.

Beras dalam Plastik

Yang masih menjadi perdebatan adalah apakah BPA dan zat kimia tersebut merugikan? The Endocrine Society, sebuah organisasi profesional untuk para peneliti dan dokter spesialis hormon, baru-baru ini mengingatkan bahwa senyawa berinteraksi dengan hormon dalam tubuh yang bisa menyebabkan kanker, diabetes, dan kegemukan.
Tetapi Food and Drug Administration (FDA) telah berulang kali meninjau penelitian terhadap BPA dan bersikeras bahwa hal itu aman. Hal serupa diutarakan European Food Safety Authority.
Ilmuwan FDA mengatakan bahwa tubuhmu merusak BPA dengan cepat dan mengeluarkannya 
melalui urin dan kotoran, sama sekali tak merugikan.


Aman Dengan Cara Memasak yang Tepat

Mengapa ada kontroversi? Tidak mungkin membuktikan apakah dari zat kimia itu merugikan atau tidak karena kamu berisiko untuk meracuni orang untuk menemukannya, ujar Alan Aragon, M.S., Penasihat Gizi Men’s Health.

Frozen Food


Jadi, para ilmuwan bergantung pada penelitian yang telah dilakukan terhadap binatang, contoh-contoh matematis, dan penelitian yang menunjukkan hubungan tetap tak dapat membuktikan akibat dan efeknya. Jadi semua metoda itu tidak pasti.

“Jika kamu ingin melakukan percobaan sambil berhati-hati, lebih mudah untukmu mengurangi paparan yang meragukan itu. Cukup membuang isi dari makanan bekumu atau makanan kemasan lain ke dalam wadah beling. Letakkan penutupnya sedikit terbuka dan masukkan ke dalam microwave,” ungkap Vandenberg. Gunakan termometer makanan untuk memastikan bahwa makananmu telah mncapai suhu memasak yang aman. Jika kamu mengukus sayuran, kamu bisa menambahkan sedikit air untuk memastikan mereka dimasak secara tepat. Untuk beras, masih banyak beras cepat masak dijual di supermarket sehingga kamu nggak perlu menanaknya dalam kantung plastik.
Source: www.menshealth.com
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment: